Sebagai tokoh terkemuka, karya dan
sumbangan pemikiran Nelson Mandela yang luar biasa tentu sudah mendapat
pengakuan dari berbagai kalangan di dunia internasional. Nelson Mandela,
memberikan contoh tentang integritas moral dalam suatu perjuangan yang
begitu melelahkan. Puluhan tahun lamanya ia mendekam dalam tahanan rezim yang
berkuasa. Setelah Mandela dibebaskan, ia dielu-elukan oleh para pendukungnya
hingga terpilih menjadi presiden kulit hitam pertama di negerinya, Afrika
Selatan. Selain Bapak Pemersatu Bangsa, Mandela adalah seorang humanis,
pencinta kemanusiaan, dan memiliki jiwa pemaaf yang luar biasa.
Teks “Nelson Mandela: Sang Pemaaf
Peruntuh Apartheid” diawali oleh orientasi yang memberi pengenalan tokoh
secara umum, seperti nama, tempat dan tanggal lahir, latar belakang keluarga,
serta riwayat pendidikan tokoh yang diangkat. Bagian berikutnya merupakan
urutan peristiwa kehidupan tokoh yang pernah dialami sosok yang digambarkan.
Pada bagian ini terlihat berbagai pengalaman sang tokoh, baik peristiwa yang
mengesankan maupun persoalan yang dihadapinya. Bagian akhir teks ditutup dengan
reorientasi, yang berisikan pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan.
Kaidah kebahasaan dalam teks ulang
biografi antara lain sebagai berikut :
1.
Terdapat pronomina, yaitu kata yang
digunakan untuk menggantikan benda dan menamai seseorang atau sesuatu secara
tidak langsung, misalnya ia, -nya, mereka, kita dan kami.
2.
Terdapat pengacuan, yaitu alat kohesi
yang baik karena dapat menghindari pengulangan kata yang sama terus-menerus.
3.
Dalam menguraikan urutan peristiwa dalam
teks cerita ulang, maka akan menjumpai kata-kata yang menunjukkan kejadian atau
peristiwa, waktu, dan tempat.
4.
Terdapat kata kerja (verba) material
untuk menunjukkan aktivitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh
partisipan.
5.
Untuk menata urut-urutan peristiwa yang
diceritakan, teks cerita ulang banyak memanfaatkan konjungsi (kata sambung)
temporal, seperti ketika, kemudian, dan setelah.
6.
Ciri kebahasaan lain yang sering
ditemukan dalam teks cerita ulang adalah kalimat simpleks (yang sesungguhnya
sama dengan kalimat tunggal), yaitu kalimat yang hanya terdiri atas satu verba
utama yang menggambarkan satu aksi, peristiwa atau keadaan kerap terdapat dalam
teks cerita ulang.
1. Pronomina
Pronomina atau dikenal juga dengan kata
ganti merupakan kata yang digunakan untuk menggantikan benda dan menamai
seseorang atau sesuatu secara tidak langsung. Terdapat tiga jenis pronomina
dalam bahasa Indonesia, yaitu:
·
Pronomina persona adalah pronomina yang
digunakan untuk acuan berupa manusia. Contohnya, saya, aku, engkau, kau, kamu,
ia, dia, -nya, -mu, -ku, dan lain-lain.
·
Pronomina penunjuk adalah pronomina yang
dipakai untuk penunjuk umum, arah dan tempat. Contohnya, ini, itu, di sana, di
sini.
·
Pronomina penanya adalah pronomina yang
digunakan untuk menanyakan hal berupa manusia, barang, atau pilihan. Contohnya,
siapa, apa dan mana.
Pada teks “Nelson Mandela: Sang Pemaaf
Peruntuh Apartheid”misalnya ia, -nya, mereka, kita, dan kami. Pada teks
model yang telah disajikan tersebut, terdapat beberapa pronomina, antara lain
dia dan -nya, seperti terlihat dalam kalimat berikut ini.
1.
Rolihlahla Mandela lahir pada 18 Juli 1918 di Umtata, Afrika
Selatan. Dia anak dari seorang kepala suku.
2.
Nelson Mandela pernah mengenyam pendidikan di College of Fort
Hare, University of South Africa, dan University of Witwaterrand, Johannesburg.
Keterlibatannyadalam politik dimulai saat dia keluar dari sekolah
College of Fort Hare.
Pada contoh di atas memperlihatkan kata
dia dan –nya yang cetak tebal. Kedua kata tersebut merupakan kata ganti yang
merujuk pada Nelson Mandela. Beberapa kalimat yang mengandung pronomina, lalu
perlihatkan pula kata yang digantikannya. Kalian bisa mengacu kepada teks model
yang ada atau membuat kalimat sendiri.
1.
Nama Rolihlala kadang diartikan sebagai
‘pembuat onar’, sementara nama Nelson baru kemudian ditambahkan oleh guru
sekolah dasarnya yang membayangkan suatu kemegahan kerajaan
pada nama itu.
2.
Ketika ayahnya meninggal, dia diurus
oleh seorang sanak keluarganya yang menjadi bupati.
3.
Wanita yang pernah mendampingi hidupnya ada
beberapa orang, yaitu Evelyn Mase (cerai 1957), Nkosikazi Nomzamo Madikizela
atau Winnie Mandela (cerai 1996), dan Graca Machel-Mandela (menikah 1998).
4.
Keterlibatannya dalam
politik dimulai saat dia keluar dari sekolah College of Fort Hare.
5.
Dia mulai melibatkan diri dalam aksi protes
mahasiswa menentang tatanan politik yang menempatkan orang kulit putih lebih
tinggi dari orang kulit hitam.
6.
Keterlibatan inilah yang kemudian
menentukan jalan panjang yang harus ditempuhnya dalam
memperjuangkan persamaan hak bagi mayoritas orang kulit hitam di Afrika
Selatan.
7.
Mandela kemudian magang pada sebuah biro hukum. Kariernya dalam
bidang hukum berlanjut hingga dia bisa menjadi
pengacara yang cukup sukses.
8.
Mandela meneguhkan hatinya untuk
melawan semua ini. Dia rela meninggalkan kehidupan desa yang damai, bahkan
kariernya sebagai pengacara, untuk memasuki masa depan yang
penuh pengorbanan dan penderitaan.
9.
Ketika Mandela kembali, dia ditahan
dan dikirim ke penjara Robben Island selama lima tahun.
10.
Namun, dia tetap
kukuh, “Sepanjang hidup saya, saya mendedikasikan
diri pada perjuangan rakyat Afrika.
11.
Saya telah berjuang menentang dominasi kulit putih,
dan telah berjuang melawan dominasi kulit hitam.
12.
Saya mengharapkan demokrasi dan masyarakat bebas yang
ideal, memperlihatkan bahwa setiap orang hidup bersama dalam harmoni dan
mendapat kesempatan yang sama.
13.
Hal itulah yang ingin saya hidupkan
dan saya capai.
14.
Jika perlu, untuk itu saya siap
mati.”
Pengacuan
Selain pronomina yang digunakan untuk penyebutan
berikutnya, seperti -nya (pronomina orang ketiga tunggal) tersebut, dalam teks
cerita ulang biografi terdapat juga pengacuan. Pengacuan merupakan alat kohesi
yang baik karena dapat menghindari pengulangan kata yang sama terus-menerus.
Contoh pengacuan yang terdapat dalam teks “Nelson Mandela: Sang Pemaaf Peruntuh
Apartheid” antara lain berikut.
|
No.
|
Pengacuan
|
Hal yang Diacu
|
Pengacuan dalam Kalimat
|
|
1.
|
Keterlibatan
inilah
|
Melibatkan
diri dalam aksi protes mahasiswa yang menentang tatanan politik yang
menempatkan orang kulit putih lebih tinggi dari orang kulit hit*m.
|
Keterlibatan
inilah yang kemudian menentukan jalan panjang yang harus dia tempuh dalam
memperjuangkan persamaan hak bagi masyarakat kulit hit*m di Afrika Selatan.
|
|
2.
|
Mandela
meneguhkan hatinya untuk melawan semua itu
|
Dia
menyaksikan bagaimana politik apartheid (politik deskriminasi
warna kulit) sangat tidak manusiawi. Hanya karena berkulit hit*m orang bisa
kehilangan status sebagai manusia.
|
Mandela
meneguhkan hatinya untuk melawan semua itu. dia rela meninggalkan kehidupan
desa yang damai, bahkan kariernya sebagai pengacara untuk memasuki masa depan
yang penuh pengorbanan dan penderitaan.
|
|
3.
|
Dalam
situasi semacam itu
|
Rakyat
banyak yang telah dijinakkan dalam kepatuhan wilayah geografis yang luas
merintangi komunikasi dan mobilitas, sementara perang antar ras bukan suatu pilihan
yang realistis, bahkan bisa menghebohkan.
|
Dalam
situasi semacam itu. Mandela memilih jalan tanpa kekeras*n sebagai strategi.
|
|
4.
|
Mandela
terbukti mampu mengatasi persoalan ini
|
Sebagai
presiden, pelbagai hal berat harus dihadapinya. Hal yang paling berat
dihadapinya adalah menghilangkan rasa takut terhadap kaum minoritas kulit
putih.
|
Namun,
Mandela terbukti mampu mengatasi persoalan ini karena integritas moral dan
focus perjuangannya untuk mengatukan satu nergara dengan dua warna kulit yang
berbeda itu. Mandela membuktikan intergritas kepemimpinannya dengan menolak
untuk terpilih kembali pada pemili 1999.
|
|
5.
|
Di gedung
inilah
|
Gedung
pemerintah Union
|
Di gedung
inilah kepala negara di zaman apartheid menandatangani
banyak undang-undang rasial yang di tentang Mandela.
|
|
6.
|
Pada 1961
semua itu
|
Menggelar
peradilan besar-besaran terhadap para "P*nghian*t". Termasuk
Mandela.
|
Namun pada
1961 semua itu berakhir dengan pembebasan ke 156 tertuduh.
|
|
7.
|
Sosok yang
bersahaja ini
|
Nelson
Mandela
|
Sudah
sepantasnya sosok yang bersahaja ini dihormati dan dikenang banyak orang
dipenjuru dunia.
|
Dalam menguraikan urutan peristiwa dalam teks cerita
ulang biografi, ditemukan kata-kata yang menunjukkan kejadian atau peristiwa,
waktu, dan tempat. Seperti dalam kalimat Rolihlahla Mandela lahir pada 18
Juli 1918 di Umtata, Afrika Selatan,
kata yang digarisbawahi menunjukkan telah terjadi sebuah peristiwa pada 18 Juli
1918, yakni kelahiran Rolihlahla Mandela yang berlangsung di Umtata, Afrika
Selatan. Peristiwa yang terjadi berikutnya: Dia bergabung dengan Liga Kaum
Muda, organisasi pemuda Kongres Nasional Afrika (ANC) pada 1944. Dari potongan
kalimat itu tergambar pula sebuah peristiwa bergabungnya Mandela pada 1944
dengan Liga Kaum Muda, organisasi pemuda Kongres Nasional Afrika (ANC). Untuk
dapat menguraikan peristiwa demi peristiwa yang dialami Nelson Mandela ada
beberapa peristiwa, waktu, dan tempat antara lain sebagai berikut.
|
No.
|
Peristiwa
|
Waktu
|
Tempat
|
|
1.
|
Lahir
|
18 Juli
1918
|
Umtata,
Afrika Selatan
|
|
2.
|
Bergabung
dengan
organisasi pemuda |
1944
|
Liga Kaum
Muda, organisasi pemuda Kongres Nasional Afrika (ANC)
|
|
3.
|
Bercerai
dengan Evelyn Mase
|
1957
|
Afrika
Selatan
|
|
4.
|
Bercerai
dengan Winnie Mandela
|
1996
|
Afrika
Selatan
|
|
5.
|
Menikah
dengan Graca Machel-Mandela
|
1998
|
Afrika
Selatan
|
|
6.
|
Pembebasan
ke-156 tertuduh
|
1961
|
Afrika
Selatan.
|
|
7.
|
Afrika
Selatan bergolak
|
Maret 1960
|
Afrika
Selatan
|
|
8.
|
Terpilih
sebagai presiden Afrika Selatan
|
1994
|
Afrika
Selatan.
|
|
9.
|
Peresmian
patung
|
16
Desember 2013
|
Pretoria,
Afrika selatan
|
|
10.
|
Wafat
|
5 Desember
2013
|
Afrika
selatan
|
Verba
Dalam teks cerita ulang biografi, kalian akan banyak menemukan kata kerja (verba) material untuk menunjukkan aktivitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan. Kata kerja material menunjukkan perbuatan fisik atau peristiwa, misalnya membaca, menulis, dan memukul. Pada kata kerja material terdapat partisipan yang melakukan sesuatu yang disebut aktor dan partisipan yang lain (tidak selalu ada) yang dituju oleh kata kerja itu atau yang disebut sasaran. Misalnya, Ayah (aktor) membaca (kata kerja material) koran (sasaran).
Dalam teks cerita ulang biografi, kalian akan banyak menemukan kata kerja (verba) material untuk menunjukkan aktivitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan. Kata kerja material menunjukkan perbuatan fisik atau peristiwa, misalnya membaca, menulis, dan memukul. Pada kata kerja material terdapat partisipan yang melakukan sesuatu yang disebut aktor dan partisipan yang lain (tidak selalu ada) yang dituju oleh kata kerja itu atau yang disebut sasaran. Misalnya, Ayah (aktor) membaca (kata kerja material) koran (sasaran).
|
No.
|
Kata Kerja Material
|
Contoh dalam Kalimat
|
|
1.
|
Menyaksikan
|
Namun,
selama bertahun-tahun kemudian dia menyaksikanbagaimana politik
apartheid (politik diskriminasi warna kulit) sangat tidak manusiawi.
|
|
2.
|
Mengenyam
|
Nelson
Mandela pernah mengenyam pendidikan di College of Fort Hare,
University of South Africa, dan University of Witwaterrand, Johannesburg.
Keterlibatannya dalam politik dimulai saat dia keluar dari sekolah College of
Fort Hare.
|
|
3.
|
Membayangkan
|
Nama
Rolihlala kadang diartikan sebagai 'pembuat onar', sementara nama Nelson baru
kemudian ditambahkan oleh guru sekolah dasarnya yang membayangkan suatu
kemegahan kerajaan pada nama itu.
|
|
4.
|
Memperjuangkan
|
Keterlibatan
inilah yang kemudian menentukan jalan panjang yang harus ditempuhnya
dalam memperjuangkan persamaan hak bagi mayoritas orang
kulit hit*m di Afrika Selatan
|
|
5.
|
Mengonsentrasikan
|
Harapan
Mandela untuk berhasil sangatlah kecil karena selama berabad-abad pemerintah
kolonial telah mengosentrasikansemua kekuasaan politik dan
militer, akses pendidikan, dan sebagian besar kekayaan ditangan minoritas
kulit putih.
|
|
6.
|
Menentang
|
Dia
mengambil bagian dalam program perlawanan pasif untukmenentang aturan
agar orang kul*t hit*m membawa pas jalan dan membuat mereka tetap dalam
posisi bud*k terus-menerus.
|
|
7.
|
Menjemukan
|
Jam-jam
istirahat yang sebelumnya menjemukan diisi dengan aktivitas budaya, dan
Mandela mengingat dengan bangga aktingnya sebagai Creon dalam drama
Sophocles, "Antigone".
|
|
8.
|
Mengumumkan
|
Sebagai
tanggapan atas tekanan dari dalam dan luar negeri, presiden F.W. de Klerk
pada 2 Februari 1990 mencabut pemberangusan ANC dan mengumumkan pembebasan
segera Mandela.
|
|
9.
|
Mengatasi
|
Namun,
Mandela terbukti mampu mengatasi persoalan ini karena integritas moral dan
fokus perjuangannya untuk menyatukan satu negara dengan dua warna kulit yang
berbeda itu.
|
|
10.
|
Mendobrak
|
Perjuangan
yang mendobrak kekuasaan apartheid di Afrika Selatan itu meninggalkkan
pelajaran berharga bagi dunia.
|
Konjungsi
Untuk menata urut-urutan peristiwa yang diceritakan, teks cerita ulang banyak memanfaatkan konjungsi (kata sambung) temporal, seperti ketika, kemudian, dan setelah. Namun, tidak tertutup kemungkinan bagi konjungsi lainnya untuk dimunculkan pada teks tersebut, seperti dan, tetapi, karena, dan meskipun, dan. Konjungsi digunakan untuk merangkaikan satu klausa dengan klausa yang lain dalam satu kalimat. Konjungsi ini dikenal dengan konjungsi intrakalimat. Selain itu, konjungsi juga digunakan untuk merangkaikan kalimat yang satu dengan kalimat berikutnya disebut dengan konjungsi antarkalimat, misalnya sementara itu, selanjutnya, dan selain itu. Beberapa contoh kalimat yang menggunakan konjungsi intrakalimat dan antarkalimat antara lain sebagai berikut.
Untuk menata urut-urutan peristiwa yang diceritakan, teks cerita ulang banyak memanfaatkan konjungsi (kata sambung) temporal, seperti ketika, kemudian, dan setelah. Namun, tidak tertutup kemungkinan bagi konjungsi lainnya untuk dimunculkan pada teks tersebut, seperti dan, tetapi, karena, dan meskipun, dan. Konjungsi digunakan untuk merangkaikan satu klausa dengan klausa yang lain dalam satu kalimat. Konjungsi ini dikenal dengan konjungsi intrakalimat. Selain itu, konjungsi juga digunakan untuk merangkaikan kalimat yang satu dengan kalimat berikutnya disebut dengan konjungsi antarkalimat, misalnya sementara itu, selanjutnya, dan selain itu. Beberapa contoh kalimat yang menggunakan konjungsi intrakalimat dan antarkalimat antara lain sebagai berikut.
1.
Ketika ayahnya meninggal, dia diurus oleh seorang anak
keluarganya yang menjadi bupati.
2.
Kharismanya yang hebat tidak hanya
mempengaruhi rayat Indonesia, tetapi juga bangsa-bangsa
baru di Asia-Afrika
3.
Nama Rolihlala kadang diartikan sebagai
pembuat onar, sementara nama Nelson baru kemudian
ditambahkan oleh guru sekolah dasarnya yang membayangkan suatu kemegahan pada
nama itu.
4.
Keterlibatan inilah yang kemudian menentukan
jalan panjang yang harus ditempuhnya dalam memperjuangkan persamaan hak bagi
mayoritas orang kulit hit*m di Afrika Selatan.
5.
Rakyat banyak telah dijinakan dalam
kepatuhan, wilayah geografis yang luas merintangi komunikasi dan
mobilitas, sementara perang antar ras bukan suatu
pilihan yang realistis, bahkan bisa menghebohkan.
6.
Dia mengambil bagian dalam program
perlawan pasif untuk menentang aturan agar orang kulit hit*m membawa pas
jalan dan membuat mereka tetap dalam posisi budak
terus-menerus.
7.
Kemudian, Afrika Selatan "bergolak" karena
pembantaian para demonstran kulit hit*m di Sharpeville pada Maret 1960. Akan
tetapi, pemerintah tetap menghantam oposisi.
8.
Ketika Mandela kembali, dia ditahan dan dikirim ke
penjara Robben Island selama lima tahun.
9.
Jam-jam istirahat yang sebelumnya menjemukan
diisi dengan aktivitas budaya, dan Mandela mengingat dengan bangga aktingnya
sebagai Creon dalam drama Sophocles,"Antingone"
10.
Ketika pemilihan umum demokrasi berlangsung, Mandela
terpilih sebagai presiden Afrika Selatan (1994)
11.
Nelson Mandela wafat usia 95 tahun (5
Desember 2013) setelah lama dirawat karena menderita
infeksi paru-paru.
12.
Sehari setelah dimakamkan
(16 Desember 2013), Presiden Jacob meresmikan patung besar dengan sosok Mandela
yang tersenyum dan mengenakann hem ciri khasnya yang disebut "hem
Madiba" di ibu kota Afrika Selatan, Pretoria.
Ciri kebahasaan lain yang sering ditemukan dalam
sebuah teks cerita ulang biografi adalah kalimat simpleks (yang sesungguhnya
sama dengan kalimat tunggal). Kalimat yang hanya terdiri atas satu verba
utama yang menggambarkan satu aksi, peristiwa, atau keadaan kerap terdapat
dalam teks cerita ulang ataupun biografi ini. Kalimat simpleks hanya mengandung
satu struktur: subjek^predikator^(pelengkap)^(keterangan). Unsur yang
diletakkan di dalam kurung belum tentu terdapat pada sebuah kalimat.
|
No.
|
Subjek
|
Predikator
|
Pelengkap + Keterangan
|
|
1.
|
Mandela
yang telah meraih reputasi sebagai pemimpin orang kulit hit*m
|
berjuang
|
di bawah
tanah selama lebih dari setahun
|
|
2.
|
Nelson
Mandela pernah
|
menggenyam
|
pendidikan
di college of fort hare, university of South Afrika, dan University of Witwaterrand,
Johannesburg.
|
|
3.
|
Afrika
selatan
|
bergolak
|
di
sharpeville
|
|
4.
|
Sepanjang
hidup saya, saya
|
mendedikasikan
diri
|
pada
perjuangan rakyat afrika
|
|
5.
|
Para napi
|
meninggalkan
sel
|
pada pagi
hari
|
|
6.
|
Presiden
Jacob zuma
|
meresmikan
patung besar dengan sosok Mandela yang tersenyum dan mengenakan hem yang
disebut” hem madiba”
|
di ibukota
Afrika Selatan, Pretoria.
|
|
7.
|
Patung
perunggu setinggi Sembilan meter dengan berat 4,5 ton ini
|
diresmikan
|
di
pekarangan gedung pemerintah union
|
|
8.
|
Nelson
Mandela memiiki sifat pemaaf yang luar biasa. Sudah sepantasnya sosok yang
bersahaja ini
|
dihormati
dan dikenang
|
di penjuru
dunia
|
